FKIP Universitas Serambi Mekkah Yudisium 74 Sarjana

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Serambi Mekkah (USM) Banda Aceh mengadakan yudisium bagi 74 sarjana pendidikan yang dipusatkan di Aula Mr Dr Teuku Haji Moehamad Hasan, Kampus USM Banda Aceh, Kawasan Batoh, Banda Aceh, Rabu (26/8/2020). Prosesi yudisium semester genap tahun akademik 2019/2020 itu dipimpin oleh Dekan FKIP USM, Jalaluddin SPd MPd dan hadiri Rektor USM, Dr Teuku Abdurrahman SH SpN.

Dekan FKIP USM Banda Aceh, Jalaluddin SPd MPd , Rabu (26/8/2020) mengatakan, sebanyak 74 sarjana mengikuti yusidium di Kampus USM Banda Aceh dan mengikuti protokoler kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah. Dikatakannya, di tengah maraknya sosialisasi era kebiasaan baru (new normal) oleh pemerintah, FKIP Universitas Serambi Mekkah bersyukur masih diberikan kesehatan sehingga dapat menggelar Yudisium Program Sarjana (S1) periode Agustus Tahun Akademik 2019/2020 sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dikatakannya, yudisium merupakan agenda rutin sebagai tanda bahwa mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USM telah menyelesaikan pendidikan jenjang strata 1, dan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan (SPd) secara keseluruhan, mahasiswa yang mengikuti acara yudisium pada hari ini sebanyak 74 lulusan sarjana pendidikan yang tersebar pada sejumlah program studi.

Program studi yang mengikuti yudisum masing-masing paling banyak adalah Prodi Penjaskesrek sebanyak 25 orang disusul Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sebanyak 12 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia sebanyak 10 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris sembilan orang, Prodi Pendidikan Biologi sebanyak lima orang, Prodi Pendidikan Sejarah sebanyak empat orang, Prodi Pendidikan Matematika sebanyak tiga orang, Prodi Pendidikan Fisika tiga orang dan Prodi Pendidikan Ekonomi sebanyak tiga orang.

Atas nama keluarga besar FKIP USM Banda Aceh, Jalaluddin mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan studi dengan baik. Apresiasi juga saya sampaikan kepada peraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terbaik FKIP sebesar 3,71 atas nama Rizal Zulmi dari Prodi Penjaskesrek.

“ Semoga ilmu yang didapatkan barokah dan bermanfaat dunia dan akhirat kelak,” ujar Jalaluddin.

Ia juga berharap pengukuhan kelulusan para mahasiswa menjadi bekal untuk menegakkan kebenaran dan kejujuran dengan nilai-nilai keadilan yang Islami sesuai tuntunan Al-Quran dan Hadist.

Atas nama keluarga besar FKIP USM Banda Aceh, Jalaluddin mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium yang telah menyelesaikan studi dengan baik. Apresiasi juga saya sampaikan kepada peraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) terbaik FKIP sebesar 3,71 atas nama Rizal Zulmi dari Prodi Penjaskesrek.

“ Semoga ilmu yang didapatkan barokah dan bermanfaat dunia dan akhirat kelak,” ujar Jalaluddin.

Ia juga berharap pengukuhan kelulusan para mahasiswa menjadi bekal untuk menegakkan kebenaran dan kejujuran dengan nilai-nilai keadilan yang Islami sesuai tuntunan Al-Quran dan Hadist.

Dalam memasuki era revolusi industri 4.0, yakni era terjadinyaperubahan yang mendasar pada berbagai bidang, salah satunya dalam bidang pendidikan. Digitalisasi di berbagai bidang memudahkan siswa menggali pengetahuan, belajar ilmu pengetahuan dengan mudah tanpa melibatkan guru ataupun orangtua.

Hal ini sangat membantu pemahaman siswa dalam bidang kognitif dan keterampilannya. Namun, dalam bidang afektif siswa, peran guru tidak dapat digantikan dengan kecanggihan teknologi apapun. Kepribadian guru yang baik sebagai teladan siswa sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter yang baik bagi siswa.

“Fungsi guru di era revolusi industri 4.0 berbeda dari guru pada era sebelumnya, yaitu bergeser kepada fungsi penanaman nilai-nilai etika, karakter, kebijaksanaan, pengalaman, dan empati sosial karena fungsi tersebut tidak mungkin dilakukan oleh mesin,” ujar Jalaluddin.

Terdapat revolusi peran guru yang semula sebagai sumber belajar atau pemberi pengetahuan kini harus mampu menjadi mentor, fasilitator, motivator, dan inspirator dalam mengembangkan imajinasi, kreativitas, karakter, serta tim kerja pada generasi muda yang dibutuhkan pada masa depan.

Oleh karena tantangan era revolusi industri 4.0 ini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USM Banda Aceh memiliki tanggung jawab agar mahasiswa mampu memahami nilai-nilai ke-Islaman, melalui program pendidikan karakter sesuai amanah Rektor USM dan amanah Wakil Rektor Bidang Akademik. Program-program lain juga ditambahkan demi mendukung Visi-Misi Universitas Serambi Mekkah sebagai kampus yang penuh dengan sejarah dan peradaban.

“Hargailah apa yang sudah didapat dengan menjadi orang yang baik di tengah masyarakat. Jadilah orang yang lebih baik dari saat ini. Kami sangat bahagia dan kami sangat menghargai kalian karena sudah lulus di FKIP USM ini, kami sebagai dosen, pengelola dan staf karyawan bila ada hal-hal yang kurang berkenan kepada kalian meminta agar jangan diingat, bawalah yang baik,” ujar Jalaluddin.

Ia juga berpesan kepada semua peserta yudisium, bahwa dharma bakti anda telah ditunggu oleh keluarga dan masyarakat serta negara, jangan pernah berhenti untuk belajar karena sumber belajar tidak hanya dari dosen dan kampus saja, tetapi dari segala persoalan, kesukaran, lingkungan sekitar, juga menjadi sumber belajar untuk kesuksesan para sarjana.

Sementara itu, Rektor USM, Dr Teuku Abdurrahman SH SpN mengatakan, diantara sejumlah fakultas di lingkungan USM, FKIP paling banyak meluluskan para sarjana. Dikatakan ada perubahan paradigma tentang guru yang yang selama ini dianggap kurang bergengsi.

Padahal, Katanya, sarjana pendidikan bukan saja hanya untuk mengajar pada sejumlah sekolah. Tetap banyak cabang profesi lain yang digeluti oleh para sarjana pendidikan seperti dunia politik dan wirausaha (enterpreneur).

“Semoga dengan perubahan paradigma itu akan menambah minat dan kemauan masyarakat untuk kuliah di FKIP USM Banda Aceh,” ujar Dr Teuku Abdurrahman SH SpN yang dilantik sebagai Rektor USM Periode 2020-2024, Senin 6 Juli 2020 lalu.

Selain dihadiri Rektor USM, Drs Teuku Abdurrahman SH SpN, prosesi yudisium itu juga dihadiri para Ketua Prodi di lingkungan FKIP USM Banda Aceh.

Sumber : aceh tribunnews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *